Terciduk Mencuri Motor Pria di Bogor Tewas Dihajar Warga

Terciduk Mencuri Motor Pria di Bogor Tewas Dihajar Warga

Terciduk Mencuri Motor Pria di Bogor Tewas Dihajar Warga – Seorang pria yang diduga kuat sebagai pelaku pencurian sepeda motor tewas setelah dihajar massa di kawasan Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu malam (19/7). Peristiwa tragis ini terjadi saat pelaku tertangkap basah mencoba mencuri motor milik warga di sebuah gang padat penduduk di Kecamatan Cibinong. Aksi pelaku diketahui warga, yang kemudian langsung meneriakkan “maling” hingga memicu amarah massa yang berada di sekitar lokasi.

Pelaku sempat mencoba kabur namun gagal, karena warga yang mendengar teriakan itu langsung mengepung dan menangkapnya. Setelah tertangkap, pelaku dihajar hingga tak sadarkan diri sebelum akhirnya petugas kepolisian datang dan membawa korban ke rumah sakit. Sayangnya, nyawa pelaku tidak tertolong akibat luka serius di bagian kepala dan tubuh.

Kronologi Kejadian

Menurut saksi mata, pelaku datang berboncengan dengan rekannya menggunakan sepeda motor matic. Mereka berhenti di depan rumah judi bola korban yang sedang memarkir motor jenis bebek di halaman. Salah satu pelaku turun dan mencoba merusak kunci motor dengan alat khusus yang dibawanya. Namun, aksinya diketahui oleh seorang warga yang sedang duduk tidak jauh dari lokasi. Warga itu langsung berteriak dan memanggil yang lainnya.

“Pas dia buka jok pakai kunci T, saya langsung teriak maling. Warga langsung datang rame-rame,” kata Rian (34), saksi di lokasi kejadian.

Rekan pelaku berhasil kabur menggunakan motor yang mereka bawa, meninggalkan pelaku seorang diri. Pelaku yang panik mencoba berlari namun dikejar warga dan tertangkap tak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP). Massa yang emosi langsung menghajar pelaku tanpa ampun.

Baca juga: Kebenaran Kasus Korupsi Impor Gula Tom Lembong Tidak Terlibat

Polisi Lakukan Penyelidikan

Kapolsek Cibinong, Kompol Heri Suprapto, membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan, termasuk memburu rekan pelaku yang melarikan diri. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan beberapa alat seperti kunci T, obeng, dan tas kecil berisi peralatan pencurian.

“Pelaku sempat dibawa ke RSUD Cibinong untuk mendapatkan pertolongan medis, namun dinyatakan meninggal dunia karena luka berat,” ujar Kompol Heri dalam keterangannya.

Polisi juga sedang mendalami kemungkinan pelaku merupakan sbobet bagian dari sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang belakangan marak di wilayah Bogor dan sekitarnya. Identitas pelaku yang meninggal masih dalam proses verifikasi karena tidak ditemukan kartu identitas di tubuhnya.

Reaksi Warga dan Pemerhati Hukum

Peristiwa ini menyita perhatian warga sekitar. Banyak yang menyesalkan tindakan main hakim sendiri, meskipun mereka juga mengakui keresahan akibat maraknya kasus pencurian kendaraan di lingkungan mereka.

“Memang kita marah karena motor hilang terus di kampung sini. Tapi tetap harusnya diserahkan ke polisi, bukan dipukuli sampai meninggal,” ujar Nani, warga setempat.

Sementara itu, pegiat hukum dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bogor, Dimas Pratama, menyayangkan aksi brutal massa. Ia mengingatkan bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan proses hukum yang adil.

“Main hakim sendiri bukan solusi. Ini bisa menjadi masalah hukum bagi mereka yang memukul hingga menyebabkan kematian. Hukum harus ditegakkan secara profesional,” kata Dimas.

Imbauan Kepolisian

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak terpancing emosi saat menangkap pelaku kejahatan. Masyarakat diminta segera melapor ke aparat dan menyerahkan pelaku untuk diproses sesuai hukum.

“Silakan jika menemukan kejahatan, tangkap pelakunya, tapi jangan dihakimi. Segera laporkan kepada kami agar kami bisa proses sesuai aturan,” tegas Kompol Heri.

Polisi juga akan menambah patroli di beberapa titik rawan pencurian di wilayah Bogor sebagai respons atas meningkatnya kasus curanmor. Selain itu, warga diimbau meningkatkan kewaspadaan, seperti memasang kunci ganda dan CCTV di lingkungan masing-masing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *